Senin, 21 November 2011

Faire des RAGOTS...... :D


                                                               
Amiekaka ‘’dimata’’ Enzconatya
Je connais Amie...depuis 2ans.... aku inget banget waktu itu kami mahasiswa baru yang sama-sama masih polos. Ibarat kata, seonggok kepompong yang baru saja keluar dari sarangnya, bagaikan anak ayam yang hilang dari peradaban, dan seperti seekor katak merantau ke Norwegia. Semua serba BARU bagi kami....!!we are a new comers dan kami dikota baru, kami mahasiswa baru dan harus tinggal di kamar baru -kostan-, kami mahasiwa baru dan mwnghadapi lingkungan baru, kami mahasiswa baru dan kami pakai almamater baru, kami juga memakai sepatu baru, baju baru.....Dunia pun terasa sungguh baru..... kecuali muka dan otak *untuk yang ini aku selalu memohon pada Tuhan untuk di upgrade*.

Semua berawal dari kelas A jurusan Pendidikan bahasa prancis yang meluangkan satu kursi kosong untukku, aku yang merupakan satu mahasiswa polos diantara seribu mahasiswa polos yang merana akibat kejamnya dunia baru yang mengharuskan memulai segalanya kembali dari awal. Aku memasuki kelas baruku dengan perasaan tidak menentu, otakku sempat mogok kerja, aku kacau. Jantungku sempat berdemo ingin mangkir kerja, aku kacau. Darahku kabur-kaburan tak menentu, dan pokoknya aku kacau. Rasanya seperti, melakukan satu ekspedisi penting di dataran amazon, dan tanpa sadar terpisah dari rombongan,kemudian dikejar-kejar suku amazon hingga ujung hutan dan akhirnya hanya dihadapkan pada 2 pilihan yaitu terjun ke sungai amazon atau disate suku pak RT.
Dengan sok santai, akupun masuk kelas baruku itu. Mataku terus menyapu ruangan kecil yang sudah terisi 9 orang itu, aku adalah orang kesepuluh yang hadir. *jadi inget laskar pelangi :(. Kesan pertama : kaget,panik,kecewa. Kagetnya,”kok kelasnya kecil?? Bangkunya jelek?? lah, banyak sarang laba-laba pula...ini kelas bahasa asing??apa gudang?uuuhhh... Jangan bilang aku salah informasi!”. Sedetik kemudian kekagetan tingkat RT kebanjiran ini, berubah menjadi kepanikan tingkat banjir bandang Thailand. Kecewanya,”ini kelas bahasa asing atau jurusan ngrias pengantin?? Kenapa cewek semua??cowoknya hanya...1...2...3. 3 onggok???whattt......” ini benar-benar jauh dari anganku waktu masih SMA (waktu itu aku berpikir bahwa kuliah itu akan banyak ketemu cowok cakep,keren,lalu kami berteman,sering ngerjain tugas bareng,jalan bareng,suka bareng-bareng,dan lalu punya pacar barengan. Intinya aku berharap akan sekelas dengan cowok-cowok cakep dan cool *kayak di tipi-tipi). Kekagetan, kepanikan dan kekecewaan harus segera aku telan, karena kenyataan ini tidak lagi bisa dielakkan. Yah...benar...ruangan sempit ini adalah benar kelasku,benar... anak-anak baru ini adalah calon teman-temanku. entah kemana perginya tukang bangunan yang ingin mereparasi ruangan ini,para semut juga menghilang. entah bagaimana bisa, tidak ada penghuni laki2 diruangan ini....apakah jika mereka masuk jurusan ini akan di multilasi? who knows. yang jelas... AKU GUNDAH. hatiku cenat-cenut. sepertinya ini gejala masuk angin!!!!!
Sama seperti maba-maba pada umumnya, aku juga berkenalan dengan semua anak yang ada dalam kelas itu. Dan tentu saja search for friends is not only here.... dalam kitab perbendaharan pertemanan, tertulis bahwa kita harus mencari teman yang benar-benar bisa dijadikan teman. Demi memenuhi wejangan itu, aku melakukan aksi PDKT pada semua teman yang berada dikelas. Hari ini aku mengikuti si A, besoknya aku mengintili si B, lusanya aku nemplokin si C, besoknya lusa aku ikut-ikut kegiatan si D, begitu seterusnya. Hasilnya:
·      Bersama si A, aku merasa seperti orang hilang. *dicuekin mulu
·      Bersama si B, aku merasa seperti orang habis amnesia. *bingung mesti gimana
·      Bersama si C, aku merasa seperti membaca peta buta. *nggak nyambung
·      Bersama si D, aku merasa seperti terserang virus herpes. *nggak jelas

Aku pun mulai goyah, aku tak pernah merasa sesulit ini mencari seorang teman. Aku semakin galau, perlahan seorang teman yang terlebih dulu akrab denganku tiba-tiba semakin menjauh. Aku paling benci tidak punya teman. Aku bertanya pada Tuhan sambil terisak dan berpeluh *Oh Tuhan...kemakah perginya malaikat persahabatan??Engkau usirkah ia dari surgamu??sehingga ia tak mau lagi menusukkan belati-belati persahabatan pada kami. Oh Tuhan...kemanakah perginya ketulusan hati manusia??kenapa aku merasa hidup ini begitu penuh dengan syarat. Oh Tuhan...kemanakah perginya tukang siomay??aku merasa sangat lapar...:(

                                                                                                          

Hari-hari berikutnya, aku lebih memilih stres sendirian. Pihak admin jurusan membagikan buku paket pada kami yang bahkan satu huruf saja tidak bisa kubaca. Pasrah...pasrah...dan pasrah. Ribuan kali aku merutuki nenek moyang orang prancis yang sudah dengan arbitrer menciptakan bahasa aneh ini. Kenapa...??kenapa Nek, kalo ngomong bahasa prancis harus pake acara monyong-monyongin mulut kayak ikan kelaparan dulu?? kenapa Nek, kalo ngomong bahasa prancis harus di sengau-sengau in kayak ikan bebek kena flu?? kenapa Nek, haruskah bunyi vokal sebanyak itu...haruskah sampai 16 bunyi vokal?? Apakah jaman dulu kalian belum kenal kata ‘diskon’??? Wahai nenek moyang bangsa prancis, kenapa harus membuat anak cucu kalian dan orang yang mempelajari bahasa kalian menderita dengan menciptakan sistem bahasa dengan  ribuan konjugasi verba seruwet nyari upil dalam tumpukan jerami?? Wahai nenek-nenek.... sePrancis.... tolong akuuuuuu........ huuuu..... :(

Lalu suatu hari, Tuhan sepertinya melihat penderitaanku dan lalu mengasihiku. Tanpa direncanakan, aku dan ‘amiekaka’ ini keluar kampus bersamaan dan kami sama-sama aller au pied . Basa-basi aku bertanya, “eh,kamu jalan juga?Kost mu mana sih?” dengan gaya kontestan idol nyari simpati jurinya. Anak ini pun menjawab “eh,iya...di situ lho gang deket fotokopian.kamu dimana?”. Dialog klasik inipun berlanjut. Singkatnya, akhirnya kami jalan pulang bareng karena ternyata arah jalan kita sama. Aku minta nope nya dan dia minta nopeku. Kami akhirnya jadi sering bareng. Aku main ke kost ‘amiekaka’ dan ‘amiekaka’ main ke kost ku. Kami sering juga mengerjakan tugas bareng. Begitu seterusnya. Belum banyak yang saling kami ketahui tentang masing-masing. Tapi itu bukan suatu masalah untuk memulai suatu pertemanan. Ibarat lagu, jeongshin bajidorok saenggak analdeorok. *jangan pernah berpikir aku tahu artinya

                                                                                                          

Berteman dengan ‘amiekaka’ tidaklah mudah. Perumpamaannya, menyelamkan 'patrick' ke air payau. Pertama, sedikit banyak... kalian harus tahu tentang AC Milan. Sejauh yang aku tahu AC Milan adalah nama salah satu club sepakbola di Italia *yang lainnya?? Waduuhh,,, maaph belum sempet googling. Dan berbekal pengetahuanku yang sangat memukau itu, aku lolos seleksi. Rupanya malaikat persahabatan mulai menusukkan belati persahabatannya.  Kedua, kalian harus memiliki kadar maklum lebih daripada kadar rata-rata. Misalnya gini, ‘amiekaka’ baru bangun tidur waktu kalian main ke kostnya dia. Kalian jangan dulu emosi kalo ntar dia bilang gini “loh,Luna maya? Ngapain ?? ada apa e kesini pagi-pagi?”. BUKAN, dia bukan muji atau ngehina kalian dengan bertanya seperti itu pada kalian. Tapi kalian harus maklum, mata korea *red-sipit milik bocah satu ini akan sangat mempengaruhi penglihatannya terlebih saat bangun tidur. Kalau misalnya kalian sempat berkilah, jawab saja... “aku Cut Tari...!!! “ *sok tenar dikit kan boleeehh. Dan yang ketiga adalah, kalian harus sering-sering nyetok kadar maklum kalian lagi di toko material terdekat. Pasalnya bocah satu ini doyan banget nonton yang aneh-aneh, yang sebenernya tontonan itu nggak diperuntukkan bagi kita. BUKAN, bukan tontonan yang membuat Ariel dipenjara. Tetapi tontonan yang aneh-aneh itu adalah Anime jepang. Kalo kalian buka si blacky *laptop nya, ada satu folder yang jika kalian klik 2 kali akan memunculkan daftar yang sangat panjaaaaaaaang. Isinya adalah itu tadi, aneka ragam anime jepang. Mulai dari judul satu hingga judul lainnya. Mulai dari episode satu hingga episode terakhir. Kalo anak ini udah nonton anime, kayak Tsubasa cronicles gitu... hmmm udah. Aku jamin, dia akan lupa segalanya. Selesai menonton, biasanya dia akan bertanya... dimana ini? Siapa kamu? Anak siapa kamu? Serahkan uang kamu!!!. Jadi, kalo misal suatu ketika ini terjadi, jangan dulu kalian pingsan... beri saja dia. Beri satu tonjokan.

Actually, aku dan cumi *panggilan ‘amiekaka’ dariku. Sama sekali tidak memiliki persamaan yang mendasar. Satu-satunya kesamaan yang kami miliki adalah, kami sama-sama menganut aliran Suleisme. Tapi ini bukan suatu kebetulan atau kesengajaan. Kami memang sedikit RASIS. Melihat hidung kami memiliki nasib yang sama dengan hidung Sule, kami langsung mengabaikan Marcel Candrawinata dan beralih pada Sule. Amiekaka berasal dari barat jawa, aku timur jawa. Mungkin itu salah satu alasan Tuhan mempertemukan kami. Amiekaka suka spongebob, aku suka squidwerd. Karena itulah kami suka saling menghina dan  bertengkar. Amiekaka suka males mandi, aku suka rajin mandi. Karena itulah aku ingin menyiramnya dengan air es. Amiekaka suka Kaka, aku suka choi Min Ho. Karena itulah dia suka masang poster Kaka disetiap pojokan kamarnya, dan kamarku penuh dengan muka-muka mulus nan alay artis korea. Amiekaka suka nge-game ampe seharian, aku suka ngliatin dia nge-game ampe ketiduran. Karena itulah aku terkadang berdoa semoga PLN terdekat memutus kabel yang mengaliri kamarnya. Amiekaka suka tipe cowok Om-Om brewok atau kalo nggak cowok muda,cakep tapi agak pendek untuk ukuran ideal cowok. Sementara aku suka mas-mas klimis yang rapi dan berpostur tinggi. Karena itulah kami sering sampe jambak-jambakkan rambut kalo ngomongin cowok yang lagi lewat. Amiekaka suka direcokin, dan aku seneng ngrepotin. Karena itu aku sering banged ngungsi ke kostnya dia. Amiekaka suka bersih, dan aku suka nyuruh dia bersih-bersih. Karena itulah dia ingin menonjokku setiap kali bertemu. Amiekaka suka lupa dompet tiap kali ingin membeli sesuatu, dan aku paling rajn nenteng dompet kemanapun kaki ini melangkah. *untung setiap kejadian itu terjadi, dompetku ada isinya... coba kalo nggak??? Karena itulah dia doyan banged masang tampang sok tak berdosa dan lalu ngutang.
Pernah suatu hari kami selesai kuliah, dia mengajakku ke KOPMA (koperasi mahasiswa) yang letaknya nggak jauh dari kampus kami. Aku sebenarnya males ikut, tapi muka melasnya membuatku langsung mengiyakan, mungkin dia ingin ditemani membeli something. Aku ngikut dibelakangnya. Kami masuk dalam minimarket KOPMA. Dia mulai mengambil-ambil sesuatu yang ingin dibelinya. Aku hanya melihat-lihat. Tiba-tiba, seakan melihat sepucuk bom bersarang disalah satu rak. Dia berbalik ke arahku yang kebetulan memang tepat dibelakangnya. Dia memandangku dengan tatapan yang *entah kenapa tidak bisa kutangkap maksudnya. Pandangan itu membuatku mrinding... aku merasa seperti akan di jahati,di mutilasi dan dibuang di kali. Why are U keep staring at me like that??? Aku pengen kabur aja. Tapi lalu dia menghalangiku.
“ Apene nang endi kowe?? Hem,,,hem,,, ” serem deh.
“ emmm... foto bareng mas kasir ” Jawabku ingin segera mungkin kabur.
“ ora iso...!!! tunggu dulu, tatap mata saya.... “ aku menatapnya *goblok. Dimana-mana kalo kalian disuruh natap-natap gitu nggak bakalan mau. Sakit tau ketatap –red:kejedot-!!! “ bayarin belanjaan gue ya Con...?? hehe, dompet gue ketinggalan ternyata”. Sompret. Bener kan feeling ku??? Aku dipalakin. Gombal gambel bener nih bocah. :( . maksudnya gini loh guys, kalian udah pede banget masuk minimarket,ngambil-ngambil barang, udah hampir mau bayar. Kalian baru inget, kalian nggak bawa duit.... itu parah banget guys!!!! Untung kalo kalian lagi sama temen *bawa duit pula dia, kalian bisa ngutang dulu... nah kalo kalian sendirian?? Kalian bisa bayangin sendiri deh, kalo misalnya tadi aku nggak ikut si Cumi satu ini. Parah. Udah gitu, kejadian seperti ini bukan kejadian satu-satunya yang pernah terjadi. Pokoknya, udah aku bilang sebelumnya. Untuk bisa berteman dengan dia, nggak bisa guys kalo kalian punya stok ‘maklum’ yang pas-pas an. Harus lebih dari segudang guys.....!! aku ceritain ya, kejadian pemalakan terbaru yang aku alami. Kami dalam perjalanan pulang dari LIP (lembaga indo-prancis), kami baru saja mengambil surat panggilan ujian DELF yang akan kami ikuti. Kami bersepeda, aku mengayuh santai dibelakangnya. Tiba-tiba dia berhenti.
“ Con, ngambil londri...” ujarnya. Setelah berhenti didepan tempat londrian.
“ oh iya... ambil aja. Aku tunggu.” Aku masih nangkring di atas sepeda.
“ bukan itu...!!! bayarin londrian gua....” ujarnya lagi tanpa dosa.
“ hah?? Nah itu, kowe kan bawa dompet.” Jawabku sambil menunjuk dompet cokelat miliknya.
“ khe khe khe.... dompet sih bawa. Tapi nggak ada duitnya....” sumpah. Pengen banget nonjok mukanya waktu itu.
“ huwww...kampret. Malakin orang dengan tampang melas. Nih, ambil sendiri.” Aku melemparkan dompetku. Udah. Aku no comment soal ini. Aku pernah bercerita soal ini pada salah satu teman sekelasku, dia sampai nggak bisa tahan ketawa ampe 5 jam. Sumpah guys... ini truth story.... kalian akan merasa sangat beruntung jika tidak pernah mengalami hal seperti ini. Beruntunglah teman kalian tidak suka tiba-tiba menderita amnesia dan lupa bawa uang setiap membutuhkannya. Beruntunglah kalian tidak tiba-tiba dipalak teman kalian dengan dalih... “tatap mata saya” atau "aku manesia....bayarin semuanya".


                                                                                                                           

Hal ini membuatku sadar, waktu itu. Tuhan memang mendengar doaku, tapi Dia tidak mengasihiku. Dia bukan memberiku teman, tapi orang yang bisa diajak berantem. Dia bukan memberiku teman, tapi orang yang suka memalaki ku. Dia bukan memberiku teman, tapi memberiku orang yang suka menganiayaku dengan mengucapkan alibi “entah mengapa”.
Tetapi... aku juga sadar. Tuhan memang tidak mengasihiku, tetapi Dia begitu memahamiku. Makanya, dia memberiku kesempatan mengenal amiekaka. Salah satu orang yang paling nyebelin yang pernah aku kenal. Gayanya yang nggak cool, palakannya yang nggak banget, ke alay’annya diatas segalanya, pokoknya she’s very nggak asik.
Aku adalah tipe orang yang nggak bisa diem, jadi nggak bakalan nyambung kalo aku berteman dengan orang yang nggak pecicilan kayak amiekaka. Aku adalah tipe orang yang suka ceplas-ceplos, jadi nggak bakalan bisa temenan sama orang yang nggak se nerimo amiekaka dalam hal diejek-ejek. Aku orangnya baik hati, jadi nggak bakalan klop kalo temenan ma orang yang nggak suka lupa dompet kayak amiekaka. Aku adalah tipe orang yang tidak suka makan teratur, jadi nggak bakaln jadi kalo temenan ma orang yang nggak secerewet amiekaka. Aku adalah tipe orang yang rajin mandi, jadi nggak akan asik kalo temenan ma orang yang nggak semalas amiekaka dalam urusan mandi.
Jadi intinya.... teman itu, bukan hanya untuk bisa dimanfaatkan gunanya dan kebaikannya saja. Tapi mengerti kekurangan kita, dan melengkapinya. Jika hanya aden ayem saja... bukan berarti dalam pertemanan tidak terjadi sesuatu. Bisa jadi itu gejolak batin. Kalo perlu proteslah hal yang teman kalian perbuat dan itu nggak berkenan dihati kalian, jika perlu tonjok saja mukanya biar gemuruh. Sekali itu, semua akan lebih baik. Tetapi tidak jika kalian hanya menggerundel dalam hati. dan itu akan membuat hati kalian semakin gundah!!!

Sadaaaaaaaappppppppp.......

Lets say thank you to our friend....... for stay side of us when we’re crying n laughing.....!!! thanks for, being my friend till today... n make it for longtimes later..... :D

3 komentar:

eileithyia mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
nada_cute mengatakan...

haha... amie bgt tu.... tapi jgn bilang dia suka nonton yg aneh2 dunk, aku juga maniak anime ini... merci pour amie, karena selalu update jd aq bisa ngopi anime dari tempatnya dia, hehe

amiekaka mengatakan...

de rien nada...
kita harus terus barter loh soal pilm.hahaha..
encona juga sebenrnya suka loh sm pilm anime, cm gengsi aja dia ngakuinnya